BMKG: Rekayasa Cuaca di Jawa Barat Belum Bisa Dilakukan Akibat Minim Awan
BMKG Stasiun Geofisika Bandung menyatakan rekayasa cuaca untuk mengatasi kemarau di Jawa Barat belum dapat dilaksanakan karena minimnya potensi awan.
Bahrul Ulum
29 Agustus 2026, 13:18 WIB
1 menit baca
•
37 pembaca
Sumber foto/ilustrasi: Antara News Jawa Barat
KAJUARA.NET โ Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas I Bandung menyatakan bahwa pelaksanaan modifikasi atau rekayasa cuaca di wilayah Jawa Barat belum dapat dilakukan untuk mengatasi dampak musim kemarau saat ini.
Detail Peristiwa & Konteks
Upaya mitigasi kekeringan melalui teknologi modifikasi cuaca terkendala oleh kondisi atmosfer di wilayah tersebut. Minimnya pertumbuhan awan potensial di langit Jawa Barat membuat proses penyemaian awan belum memungkinkan untuk dilakukan dalam waktu dekat.
Poin Penting Liputan
- BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Bandung memegang kendali pemantauan cuaca di wilayah Jawa Barat.
- Modifikasi cuaca dirancang untuk mengatasi dampak musim kemarau di daerah terdampak.
- Eksekusi rekayasa cuaca tertunda akibat minimnya potensi pembentukan awan di langit Jabar.
Dukung Kami
Agar informasi update terus, support kami.