Studi Terbaru: Pemberian ASI Lebih Lama Kurangi Risiko ADHD pada Anak
Penelitian terbaru ungkap durasi pemberian ASI yang lebih lama berkaitan dengan rendahnya gejala ADHD pada anak.
Bahrul Ulum
29 Agustus 2026, 13:05 WIB
1 menit baca
•
24 pembaca
Sumber foto/ilustrasi: Antara News Terkini
KAJUARA.NET โ Penelitian terbaru dari universitas terkemuka menunjukkan bahwa durasi pemberian ASI yang lebih lama memiliki kaitan erat dengan penurunan risiko dan tingkat keparahan gejala Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) pada anak.
Detail Peristiwa & Konteks
Temuan ini memberikan perspektif baru dalam dunia kesehatan anak mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif maupun durasi menyusui secara keseluruhan. Kandungan nutrisi esensial dalam air susu ibu diyakini berperan penting dalam mendukung perkembangan saraf dan kognitif anak di masa depan.
Poin Penting Liputan
- Studi terbaru menyoroti korelasi positif antara durasi menyusui dan kesehatan mental anak.
- Pemberian ASI lebih lama dikaitkan dengan rendahnya kemunculan gejala ADHD.
- Nutrisi dalam ASI mendukung perkembangan optimal sistem saraf pusat anak.
Dukung Kami
Agar informasi update terus, support kami.
Topik Terkait: