Wamen ESDM Ungkap Ancaman APBN Jika RI Lambat Transisi ke EBT
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung membeberkan dampak besar yang akan menghantam APBN apabila Indonesia tidak segera beralih ke Energi Baru Terbarukan.
KAJUARA.NET โ Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengungkapkan bahwa penundaan transisi energi menuju Energi Baru Terbarukan (EBT) akan menimbulkan dampak krusial dan beban berat bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Detail Peristiwa & Konteks
Pemerintah terus mendorong percepatan transisi energi nasional demi mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi jangka panjang. Dalam berbagai kesempatan, Kementerian ESDM menegaskan bahwa ketergantungan pada energi fosil yang kian menipis tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga berisiko mengancam stabilitas fiskal negara akibat tingginya subsidi energi.
Poin Penting Liputan
- Wamen ESDM Yuliot Tanjung menyoroti ancaman serius terhadap APBN jika Indonesia menunda migrasi ke EBT.
- Ketergantungan terhadap energi fosil dinilai membebani keuangan negara secara berkelanjutan.
- Transisi ke EBT menjadi solusi strategis untuk menekan subsidi energi dan menjaga kesehatan fiskal nasional.
Dukung Kami
Agar informasi update terus, support kami.